Apa Mobil Bekas Perlu Asuransi? Simak Ulasannya!

Mungkin yang ada di pikiran kamu adalah asuransi mobil itu hanya untuk mobil baru saja, Tapi ternyata kamu bisa juga menggunakan jasa asuransi kepada mobil bekas kamu. Jika kamu mau tentunya. Tidak hanya kendaraan mobil baru saja yang memutuskan untuk menggunakan asuransi, namun kenyataannya memberi asuransi untuk mobil bekas adalah pilihan yag tepat.

Baca Juga :  Harga Tiket Sirkuit Mandalika dan Cara Membeli Tiket

 

Karena bisa saja kedepannya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, menggunakan asuransi untuk kendaraan mobil bekas cukup layak untuk dipertimbangkan. Simak ulasan lengkapnya!

 

Kelebihan Serta Kekurangan Memiliki Asuransi pada Mobil Bekas

Bukan menjadi alasan lagi banyak orang-orang membeli mobil bekas dengan tujuan agar bisa lebih berhemat. Banyak orang yang membeli mobil bekas dengan tujuan ingin mendapatkan harga yang miring saat mendapatkan mobil tersebut. Tujuan untuk lebih hemat kurang efektif rasanya jika untuk membeli mobil bekas namun tidak disertai perlindungan asuransi. Walaupun mobil bekas tetap saja kamu perlu menggunakan jasa asuransi mobil untuk mendapatkan perlindungan dari resiko yang yang perlu dipertimbangkan.

Baca Juga :  Jika Lampu Mobil Anda Mati, Beginilah Cara Pengecekan Yang Benar!

 

Sebelum kamu memutuskan memakai jasa asuransi mobil bekas rasanya tidak semudah ketika membeli asuransi pada mobil baru. Walau sama-sama menawarkan fasilitas perlindungan asuransi mobil bekas dan baru terdapat perbedaan dalam banyak halnya.

 

Asuransi mobil baru biasanya terbagi menjadi dua bagian yaitu all-risk atau komprehensif serta total loss only atau TLO. Sedangkan untuk mobil bekas sendiri biasanya hanya terdapat 1 jenis yaitu total loss only atau TLO. Hal Ini bisa juga tergantung kepada merek serta usia mobil menurut kebijakan penyedia asuransi tersebut.

Baca Juga :  Jenis Lampu Mobil HID, LED, Halogen Ketahui Perbedaan dan juga Kelemahannya

Asuransi mobil all-risk biasanya jenis asuransi yang yang dapat menanggung segala atau semua kerusakan hingga resiko kehilangan kendaraan. Contohnya Jika kamu mengalami suatu kecelakaan dan bahkan hanya terdapat goresan sedikit saja, mobil kamu bisa diperbaiki menggunakan klaim asuransi tersebut.

Sedangkan untuk asuransi mobil tlo hanya menanggung resiko jika mobil mengalami Kehilangan. Resiko kerusakan pada mobil juga ditanggung namun persentase kerusakan yang bisa diklaim mencapai 75% saja sehingga mobil tidak bisa lagi kembali seperti normal kembali.

Baca Juga :  Ban Mobil Mulai Keras, Ini Bahayanya Jika Masih Terus Di Pakai

Asuransi mobil all-risk biasanya hanya tersedia untuk mobil bekas yang usianya rata-rata di bawah 10 tahun. Hal ini biasanya berkaitan dengan tersedianya suku cadang di pasaran. Jadi semakin tua usia mobil kamu, maka semakin langka suku cadangnya.

Sehingga, jika mobil bekas diasuransikan menggunakan asuransi all risk, resiko perusahaan asuransi kesulitan dalam menemukan suku cadang mobil tersebut saat terjadi proses klaim. Hal ini tentu berbeda dengan jenis asuransi mobil dengan sistem TLO yang resikonya lebih mudah dibiayai oleh penyedia asuransi. Begitulah prinsip dari asuransi, namun itu semua kembali kepada kebijkan pada masing-masing penyedia asuransi kendaraan.

Baca Juga :  Terlambat Membayar Pajak Mobil atau Motor? Begini Cara Menghitung Denda Tersebut!

Selain pada mobil baru, asuransi untuk mobil bekas juga banyak memiliki manfaat atau kelebihan namun juga tetap memiliki kekurangan. Disini akan kami sampaikan Beberapa kelebihan serta kekurangan jika menggunakan jasa asuransi kendaraan untuk mobil bekas sehingga anda akan memiliki pertimbangan dalam menggunakannya.

Baca Juga :  Ada Pemutihan, Denda Pajak Kendaraan Gratis di 6 Daerah ini!

 

Kelebihan

  1. Melindungi Dari Risiko

 

Tentu sudah sangat jelas disebutkan bahwa tujuan utama dalam menggunakan jasa asuransi adalah memberikan perlindungan kepada mobil yang akan kita miliki. Asuransi mobil bekas tersebut bertujuan sebagai langkah kita untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kerusakan akibat kecelakaan serta risiko Kehilangan pada kendaraan.

Baca Juga :  Ini 4 Ciri Komponen Kaki-Kaki Mobil yang Telah Rusak Yang Perlu Anda Tahu!

 

  1. Mobil Bekas Lebih Rentan

 

Mobil dengan usia yang lebih dari 5 tahun dan dengan jarak tempuh yang cukup cukup jauh, tentu akan lebih berpotensi mengalami masalah di kemudian hari baik dari segi kualitas mesin serta yang lainnya. Maka dari itu kita sebagai pemilik mobil ada baiknya untuk menggunakan asuransi pada mobil bekas guna mengatasi hal itu.

Baca Juga :  Pemesanan Mobil Toyota Raize Sudah Tembus 6.179 Unit, Inden Terlama Ada di Varian dan Warna Ini

 

  1. Menjaga Dari Risiko Finansial Agar Lebih Stabil

 

Yang dimaksud disini adalah asuransi membantu Anda agar lebih mudah menjaga kestabilan dalam pengeluaran finansial anda. Hal ini dikarenakan biaya yang dikeluarkan akibat mobil bekas yang apabila rusak maupun hilang bisa membuat anda merugi karena akan merogoh kocek anda yang tidak sedikit. Dengan alasan itu kamu bisa mencegahnya dengan cara mengasuransikan mobil bekas yang kamu miliki. Biasanya cukup dengan membayar biaya klaim ratusan ribu rupiah saja, risiko dari bayang-bayang kerugian hingga jutaan rupiah dapat digantikan oleh pihak asuransi.

Baca Juga :  Pintu Mobil Anda Terkunci dan juga Tidak Bisa Dibuka? Simak Penyebab dan juga Cara Mengatasinya

 

  1. Lebih Tenang Saat Berkendara

 

Ketenangan saat kamu berkendara sangat dibutuhkan agar kamu terhindar dari resiko kecelakaan asuransi mobil bekas bisa menjadi salah satu alasan yang dapat memberikan rasa ketenangan saat berkendara tersebut.

 

Karena tentunya memiliki asuransi, rasa cemas atau gelisah mobil hilang pun akan dapat lebih diminimalkan. Tapi hal ini bukan berarti menjadikan kamu menjadi besar kepala ketika sudah memiliki asuransi mobil. Kewaspadaan serta kehati-hatian tetap harus diutamakan dalam aktivitas mengendarai mobil.

Baca Juga :  Ini Beberapa Penyebab Bohlam Mobil Yang Sering Putus Dan Juga Solusi Dalam Mengatasinya

 

Kekurangan

  1. Proses Yang Tidak Mudah

 

Dalam proses asuransi mobil bekas biasanya lebih panjang dan lebih banyak memakan waktu dibandingkan dengan Asuransi mobil baru. Hal ini terjadi karena asuransi pada mobil bekas memerlukan survei hingga apresial untuk dilakukan penilaian harga mobil bekas. Hal ini bertujuan untuk menentukan harga dari mobil bekas yang membuat asuransi biasanya memakan proses yang lebih lama.

Baca Juga :  Ini Beberapa Penyebab Bohlam Mobil Yang Sering Putus Dan Juga Solusi Dalam Mengatasinya

 

  1. Premi Yang Lebih Mahal

 

Premi asuransi mobil bekas baik itu all-risk maupun TLO biasanya akan dikenakan lebih mahal dibandingkan premi asuransi pada mobil baru. Pertanyaannya adalah Kenapa premi asuransi bekas lebih mahal? Jawabannya adalah karena mobil bekas ada tambahan biaya loading berdasarkan umur dari kendaraan tersebut yang dibebankan berdasarkan umur kendaraan. Jadi semakin tua usia mobil tersebut maka resikonya menjadi semakin besar serta peluang terjadinya kerusakan yang lebih besar. Oleh karena itu penyedia asuransi mobil biasanya membebani biaya untuk loading biasanya biaya ini berada di Kisaran 5 sampai 10%.

Baca Juga :  Harga Tiket Sirkuit Mandalika dan Cara Membeli Tiket

 

Contoh:

 

Asumsi rate asuransi = 3%

Persentasi loading yang ditetapkan = 5%

Biaya loading = 3% x 5% = 0,15%

Jatuhnya biaya premi asuransi mobil bekas =  asumsi rate + biaya loading

= 3% + 0,15% = 3,15%

 

Dari poin-poin yang Kami jelaskan baik itu dari sisi kelebihan maupun kekurangan dapat anda simpulkan Apakah perlu menggunakan jasa asuransi mobil bekas maupun tidak. Asuransi pada mobil bekas dapat bermanfaat sekali untuk memberikan perlindungan dari risiko yang tidak bisa kamu perkirakan kedepannya.

Baca Juga :  Ini 4 Ciri Komponen Kaki-Kaki Mobil yang Telah Rusak Yang Perlu Anda Tahu!

 

 

 

 

 

 

 

Hal-hal yang Perlu DIketahui Sebelum Memilih Menggunakan Asuransi Mobil Bekas

 

Meskipun statusnya bekas Tapi tetap saja mobil bekas perlu membutuhkan perlindungan asuransi. Akan tetapi, untuk memilih asuransi mobil bekas itu tersendiri kamu harus tahu beberapa hal yang dapat menjadikan pertimbangan dalam memilih asuransi mobil bekas. Berikut pertimbangannua saat memlih asuransi pada mobil bekas.

Baca Juga :  Ada Pemutihan, Denda Pajak Kendaraan Gratis di 6 Daerah ini!

 

  1. Pengalihan Polis Asuransi Mobil

 

Jika sebelumnya pemilik mobil tersebut sudah menggunakan sasa asuransi mobil yang masih aktif atau berlaku maka itu akan lebih memudahkan kamu. Kamu hanya akan tinggal meneruskan biaya pertanggungan asuransi mobil tersebut dengan cara membuat pernyataan tertulis antara kamu dengan pemilik mobil yang ingin kamu miliki sebelumnya.

Baca Juga :  Jika Lampu Mobil Anda Mati, Beginilah Cara Pengecekan Yang Benar!

 

Selanjutnya adalah menginformasikan kepada pihak pihak asuransi bahwa telah terjadi pengalihan kepemilikan pada mobil tersebut dari pemilik pertama kepada anda. Untuk waktunya sendiri biasanya nya memberikan pemberitahuan maksimal 10 hari dari waktu pertama kali transaksi jual beli mobil tersebut. Tentunya kita harus mengetahui dan mempelajari terlebih dahulu ketentuan-ketentuan pada polis asuransi tersebut.

Baca Juga :  Pemesanan Mobil Toyota Raize Sudah Tembus 6.179 Unit, Inden Terlama Ada di Varian dan Warna Ini

 

Ketahui jenis jaminan asuransi yang digunakan baik itu TLO ataukah all risk, Apa manfaat yang dapat kamu dapatkan misalnya tanggung jawab hukum perlindungan kecelakaan diri hingga ketentuan untuk no claim bonus jika ada. Jangan ragu untuk berkonsultasi serta bertanya kepada penyedia asuransi mobil tersebut jika memang ada sesuatu hal yang tidak kamu mengerti.

Baca Juga :  Pintu Mobil Anda Terkunci dan juga Tidak Bisa Dibuka? Simak Penyebab dan juga Cara Mengatasinya

 

  1. Ketahui Faktor-faktor dalam Perhitungan Premi Asuransi

 

Tips yang selanjutnya dalam memilih asuransi untuk mobil bekas adalah mengetahui serta memahami dengan baik kondisi mobil tersebut. Hal ini karena berkaitan dengan premi asuransi yang akan kamu bayar. Tahun dari pembuatan riwayat dari perbaikan berkala hingga tewas kecelakaan adalah faktor yang dapat mempengaruhi perhitungan premi asuransi mobil bekas.

Baca Juga :  Jenis Lampu Mobil HID, LED, Halogen Ketahui Perbedaan dan juga Kelemahannya

 

  1. Pilih Jaminan Perlindungan yang Tepat

 

Dalam memilih asuransi mobil bekas dengan jaminan kerugian total atau TLO tentu dapat menghemat pengeluaran kedepannya. Akan tetapi anda bisa lebih bijak untuk memilih jaminan perlindungan komprehensif bagi mobil yang akan anda miliki.

Baca Juga :  Ban Mobil Mulai Keras, Ini Bahayanya Jika Masih Terus Di Pakai

 

Karena jaminan komprehensif memberikan perlindungan yang maksimal pada mobil serta memberikan jaminan perlindungan terhadap jiwa serta kesehatan dari pemilik mobil, penumpang serta jaminan yang berkaitan dengan tuntutan hukum dari pihak ketiga.

 

  1. Mencari Perusahaan Asuransi yang Berkualitas Baik

 

Baca Juga :  Terlambat Membayar Pajak Mobil atau Motor? Begini Cara Menghitung Denda Tersebut!

Banyak sekali perusahaan perusahaan asuransi mobil yang menawarkan berbagai macam fasilitas perlindungan untuk mobil bekas yang kamu miliki. Kualitas yang dimaksud adalah meliputi produk yang handal. reputasi perusahaan yang baik sampai dengan pelayanan yang diberikan oleh perusahaan penyedia asuransi tersebut.

Baca Juga :  Pintu Mobil Anda Terkunci dan juga Tidak Bisa Dibuka? Simak Penyebab dan juga Cara Mengatasinya

 

Pilih perusahaan asuransi yang yang menawarkan banyak produk yang menguntungkan. Tentunya akan lebih menguntungkan Jika kamu membeli asuransi yang mempunyai berbagai macam manfaat. Selain itu juga pelayanan perusahaan asuransi yang mudah serta responsif, bukan hanya saat membeli namun saat kamu akan melakukan proses klaim asuransi tersebut.

Baca Juga :  Ada Pemutihan, Denda Pajak Kendaraan Gratis di 6 Daerah ini!

 

Pelayanan yang baik itu merupakan pertanda bahwa kedepannya kamu bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal saat kamu benar-benar membutuhkan untuk proses klaimnya.

 

  1. Perlakuan yang Sama

 

Terlepas dari semua jenis mobil apapun, Baik itu mobil baru maupun mobil bekas merupakan aset berharga yang kamu miliki. Oleh karena itu aset berharga tersebut harus mendapatkan perhatian serta perlakuan yang sama dalam hal jaminan pelayanan dan perlindungan. Tentu saja yang terutama adalah saat melakukan proses klaim sebagai nasabah, kamu harus mendapatkan pelayanan yang sama dengan nasabah lainnya.

Baca Juga :  Ban Mobil Mulai Keras, Ini Bahayanya Jika Masih Terus Di Pakai

 

  1. Baca Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku Pada Polis

 

Sebelum kamu memutuskan untuk memilih asuransi mobil bekas kamu harus membaca serta mengetahui apa-apa saja syarat serta ketentuan yang berlaku pada asuransi yang akan kamu pilih. Ketentuan ini biasanya berkaitan dengan cara pengajuan klaim kemudian penggunaan asuransi serta syarat-syarat apa saja saat proses mengajukan asuransi.

Baca Juga :  Jika Lampu Mobil Anda Mati, Beginilah Cara Pengecekan Yang Benar!

 

  1. Perhitungkan Biaya yang Akan Dikeluarkan

 

Setelah itu kamu harus membuat estimasi atau perhitungan biaya yang akan muncul atau dikeluarkan setiap bulannya. Karena tentu saja jangan sampai kamu menjadi rugi saat menggunakan penyedia asuransi tersebut. Sesuaikan biaya yang ditagihkan atau premi dengan pengeluaran atau kondisi finansial kamu.

Baca Juga :  Ini 4 Ciri Komponen Kaki-Kaki Mobil yang Telah Rusak Yang Perlu Anda Tahu!

 

Bagaimana Sih Proses Klaim Asuransi Pada Mobil Bekas?

 

Semua individu yang menggunakan jasa asuransi mobil punya tujuan yang sama yaitu mendapatkan perlindungan Apabila terjadi di kondisi atau hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan maupun risiko Kehilangan.

 

Untuk mobil bekas umumnya memiliki resiko lebih besar terjadi dari resiko kerusakan mobil karena usia mobil yang sudah semakin tua dari tahun produksinya. Untuk kamu yang memiliki mobil bekas, jenis asuransi all risk akan lebih baik jika usia mobil kamu di bawah 5 tahun dan juga di atas 5 tahun. Kamu bisa menggunakan jenis asuransi TLO untuk menghemat biaya premi asuransi tersebut. Biasanya proses klaim asuransi terbagi menjadi dua yaitu kasus kecelakaan serta Kehilangan dengan proses klaim sebagai berikut:

Baca Juga :  Ini Beberapa Penyebab Bohlam Mobil Yang Sering Putus Dan Juga Solusi Dalam Mengatasinya

 

Kasus kecelakaan:

  1. Hubungi atau telepon pihak penyedia asuransi mobil yang anda miliki paling lambat 3 x 24 jam dari waktu terjadinya kecelakaan.

 

  1. Siapkan dokumen klaim, berupa fotocopy STNK kendaraan, fotocopy SIM kemudian isi formulir klaim yang sudah disediakan oleh pihak asuransi. Barulah kemudian kamu bisa melakukan proses klaim.
Baca Juga :  Terlambat Membayar Pajak Mobil atau Motor? Begini Cara Menghitung Denda Tersebut!

 

Kasus Kehilangan:

  1. Kamu harus segera melaporkan atau menghubungi pihak asuransi paling lambat 3 x 24 jam dari pertama kali mobil Kehilangan.

 

  1. Segera buat laporan kehilangan kendaraan ke kantor polisi terdekat

 

  1. Lengkapi dokumen yang diperlukan untuk proses klaim seperti formulir klaim, polis asuransi, surat laporan kehilangan dari kepolisian, fotocopy SIM dan fotokopi KTP.
Baca Juga :  Pemesanan Mobil Toyota Raize Sudah Tembus 6.179 Unit, Inden Terlama Ada di Varian dan Warna Ini

 

 

Contoh Simulasi Biaya Asuransi Pada Mobil Bekas

 

Ini adalah simulasi biaya asuransi untuk mobil bekas Toyota Avanza G 1.3 tahun 2014 Dengan taksiran harga jual sekitar 100-150 juta.

 

Premi pertahun yang harus kamu bayar adalah 2,97% Dari taksiran harga jual mobil untuk jenis asuransi all-risk. Misalnya, Toyota Avanza G 1.3 tahun 2014 tafsiran harga dari mobil tersebut pada tahun 2021 adalah Rp. 100.000.000

Baca Juga :  Harga Tiket Sirkuit Mandalika dan Cara Membeli Tiket

Maka kamu hanya perlu menghitung dengan cara 2.97% x Rp. 100.000.000 = Rp 2.970.000.

Nilai ini adalah jumlah premi yang harus kamu bayarkan setiap tahun. Jadi untuk jumlah perbulannya hanya tinggal dibagi 12 saja jadi total yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah Rp 247.500

Baca Juga :  Jenis Lampu Mobil HID, LED, Halogen Ketahui Perbedaan dan juga Kelemahannya

Untuk jenis asuransi mobil TLO jumlah premi yang harus dibayarkan adalah sebesar 1,02% dari taksiran harga jual mobil tersebut.

Maka cara menghitung premi per tahunnya adalah 1,02% x Rp 100.000.000 = Rp 1.020.000.

Jadi untuk jumlah yang dibayarkan setiap bulannya Rp. 1.020.000/12 bulan = Rp 85.000

Baca Juga :  Ini Beberapa Penyebab Bohlam Mobil Yang Sering Putus Dan Juga Solusi Dalam Mengatasinya

 

Contoh penghitungan di atas merupakan informasi mengenai asuransi mobil bekas yang dapat kamu pertimbangkan untuk memilih serta memutuskan Apakah menggunakan asuransi mobil bekas tersebut. Silakan pilih dan tentukan asuransi yang tepat untuk mobil bekas serta keuangan kamu. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :  Ban Mobil Mulai Keras, Ini Bahayanya Jika Masih Terus Di Pakai
Artikel Terkait: berapa asuransi mobil-