Cara Menambang Bitcoin, Simak Ulasannya Secara Lengkap

Cara Menambang Bitcoin, Simak Ulasannya Secara Lengkap!

Cara Menambang Bitcoin, Simak Ulasannya Secara Lengkap!

 

Tentu anda pernah mendengar istilah bitcoin miner atau penambang bitcoin? Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara menambang bitcoin, disini kami akan sedikit menjelaskan mengenai apa itu bitcoin.

Apa itu Bitcoin

Bitcoin merupakan salah satu mata uang digital yang pertama kali diluncurkan pada Januari 2009 lalu. Bitcoin kemudian mengikuti ide-ide yang ditetapkan seperti dalam whitepaper oleh Satoshi Nakamoto. Satoshi Nakamoto merupakan nama samaran yang sangat misterius dan dia juga dikenal sebagai pencipta bitcoin itu sendiri.

Baca Juga :  10 Situs Terpercaya untuk Tempat Mencari Lowongan Pekerjaan Terbaik 

Identitas Satoshi Nakamoto yang menciptakan bitcoin ini masih menjadi misteri sampai saat ini. Bitcoin sendiri menawarkan ongkos biaya transaksi lebih rendah daripada mekanisme system pembayaran online dengan sistem tradisional yang dioperasikan oleh otoritas terdesentralisasi. Hal ini berbeda dengan mata uang yang dikeluarkan pemerintah.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Usaha Sampingan Untuk Para Pelajar, Mudah dan Menguntungkan

Bitcoin juga tidak diterbitkan atau didukung oleh pihak bank atau pemerintah dari  berbagai negara mana pun. Walaupun begitu, harga dari bitcoin terus mengalami kenaikan secara grafik. Bahkan saat ini menjadi sangat populer, hal itu memicu peluncuran berbagai mata uang virtual atau digital lainnya yang secara kolektif disebut Altcoin.

Cara Mendapatkan Bitcoin

Lalu, bagaimana cara untuk mendapatkan bitcoin tersebut. Salah satu cara yang umum dan sering dilakukan dengan istilah bitcoin miner atau menambang bitcoin. Seperti apa sih cara penambanag bitcoin tersebut. Yuk mari kita simak ulasan berikut ini.

Baca Juga :  Cara Berjualan Online Agar Tetap Laris di Tengah Pandemi, Simak Tipsnya!

 

Apa Itu Bitcoin Miner atau Penambang Bitcoin?

Bitcoin miner atau menambang Bitcoin adalah salah satu cara yang umum digunakan untuk bisa mendapatkan bitcoin. Pertama-tama kita harus memahami bitcoin merupakan suatu sistem keuangan global yang dilakukan secara virtual dan digital yang kemudian menyimpan berbagai riwayat-riwayat transaksi (atau proses pergerakan uang). Saat transaksi bitcoin tersebut sedang diproses oleh jaringan bitcoin, satu hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan bahwa semua transaksi telah direkam dengan benar.

Baca Juga :  7 Langkah Membuat Storyboard Beserta Contohnya

Jadi sederhanya seperti ini, proses bitcoin bukan dilakukan oleh perseorangan atau perusahaan, melainkan oleh ribuan komputer dari seluruh dunia yang terhubung melalui jaringan internet. Kegiatan –kegiatan tersebut dikenal banyak orang dengan istilah minner atau miner yang berarti adalah penambangan. Komputer-komputer yang memproses bitcoin tersebut dikenal orang dengan istilah bitcoin miner. Lalu bagaimana cara kerja dari penambangan bitcoin tersebut?

Baca Juga :  Kunci Yang Sukses Meraih Bisnis Rumahan

 

Bagaimana Cara Kerja Mining Bitcoin?

Cara kerja mining bitcoin atau menambang Bitcoin adalah dengan blockchain. Banyak transaksi-transaksi bitcoin yang terjadi secara bersamaan atau sekaligus. Transaksi  yang telah terjadi tersebut pada saat yang bersamaan dikelompokkan ke dalam grup yang sama, grup tersebut yang dikenal dengan istilah blockchain. Kelompok-kelompok tersebut akan diverifikasi oleh para penambang bitcoin.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Benar Menggunakan Shopee Paylater Untuk pemula?

Blockchain melakukan verifikasi transaksi-transaksi dalam kelompok tidak secara individual. Setelah melakukan verifikasi mereka akan dimasukkan atau ditambahkan ke dalam rantai blok yang sudah terverifikasi tersebut. Hal tersebut adalah cara kerja blockchain dalam proses melakukan bitcoin mining. Salah satu keuntungan dalam proses bitcoin adalah orang yang memilih untuk menjadi penambang tidak perlu tahu bagaimana cara menyelesaikan urusan matematika dan perhitungan.

Baca Juga :  Simak Aturan COD di Marketplace Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Blibli Agar tidak Salah kaprah!

Para blockchain hanya memerlukan perangkat keras atau hardware serta software untuk melakukan penambangan bitcoin. Gimana?Tertarik untuk jadi Penambang Bitcoin?.

Lalu seperti apa sih cara agar bisa dapat menjadi penambang bitcoin tersebut? Berikut ulasannya.

 

Cara Menjadi Penambang Bitcoin

Pembahasan tentang penambang bitcoin akan bermuara pada pertanyaan bagaimana cara menjadi seorang bitcoin miner atau penambang bitcoin? bitcoin miner atau penambang bitcoin adalah salah satu cara untuk dapat bisa mendapatkan bitcoin, dengan proses cara kerja yang dikenal orang dengan nama blockchain. Kabar gembiranya adalah semua orang bisa menjadi penambang bitcoin.

Baca Juga :  Negara Amerika Tengah Akan Segera Melegalkan Bitcoin

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai penambangan bitcoin adalah dengan cara anda harus mendapatkan hardware penambangan. Memilih hardware yang tepat merupakan hal yang sangat penting dalam meraih kesuksesan proses menambang. Seperti apa hardware mining bitcoin? berikut penjelasannya.

  1. Memiliki Hardware Mining Bitcoin

Berikut ini beberapa pilihan  bitcoin miner hardware yang bisa kita lakukan. Biasanya menggunakan bitcoin mining machine adalah hal yang paling umum untuk saat ini:

Baca Juga :  Simak Aturan COD di Marketplace Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Blibli Agar tidak Salah kaprah!

CPU (Central Processing Unit)

Sebagai seorang penambang bitcoin, kita tentunya harus memiliki CPU atau central processing unit, atau unit pemrosesan pusat. Setiap komputer yang melakukan proses bitcoin miner wajib memiliki CPU yang dengan spesifikasi mumpuni. Hal ini bertujuan agar ketika mendapatkan permasalahan matematika saat melakukan penambangan bisa diatasi dengan cepat dan mudah. Namun seiring berjalannya waktu dengan perkembangan yang sangat pesat terkait bitcoin, CPU saja menjadi hal yang tidak cukup dan mulai beralih pada GPU.

Baca Juga :  10 Situs Terpercaya untuk Tempat Mencari Lowongan Pekerjaan Terbaik 

 

GPU (Graphics Processing Unit)

GPU atau graphic processing unit adalah unit pemrosesan komputer yang bisa bekerja lebih cepat dibanding dengan CPU pada komputer. Ketika dapat bekerja lebih cepat, ini akan mengatasi masalah matematika yang dihadapi.Dengan begitu, kita dapat lebih cepat memenangkan perlombaan untuk melakukan penambangan dan akan mendapatkan hadiah yaitu bitcoin.

Baca Juga :  Tren Usaha Menjanjikan Modal Kecil Bisa Untung Besar?

 

FPGA (Field Programmable Gate Array)

FPGA atau field programmable gate array merupakan suatu sistem unit pemrosesan komputer yang dapat digunakan untuk melakukan proses menambang bitcoin. Seperti yang sudah dijelaskan tentang apa itu bitcoin miner, bitcoin miner atau penambangan bitcoin adalah salah satu cara untuk dapat mendapatkan bitcoin. Dengan proses kerja yang dikenal banyak orang dengan istilah blockchain. Sama halnya seperti CPU dan GPU, FPGA bekerja untuk dapat mengatasi masalah-masalah perhitungan matematika agar anda bisa mendapatkan bitcoin.

Baca Juga :  Pelajari Prinsip-Prinsip Syariah Dalam Menerapkan Asuransi Syariah Serta Manfaatnya

Namun, seiring dengan perkembangan zaman bitcoin itu sendiri, hadir pula hardware khusus untuk melakukan pengerjaan bitcoin yang dikenal atau disebut dengan ASIC. Apa itu ASIC? Simak ulasannya.

 

ASIC (Application Specific Integrated Circuit)

ASIC atau application Specific Integrated Circuit merupakan hardware khusus untuk melakukan penambangan bitcoin, ASIC saat ini merupakan alat best bitcoin miner dan mining bitcoin handal dan terpercaya. Jika ingin menang dalam perlombaan dan menambang bitcoin secara banyak. Saat ini, hardware yang digunakan untuk penambangan bitcoin adalah ASIC.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Usaha Sampingan Untuk Para Pelajar, Mudah dan Menguntungkan

ASIC diciptakan khusus untuk dapat melakukan proses mining bitcoin gratis dalam jumlah banyak. Hal ini diibaratkan sebagai bitcoin mining calculator, selain dapat menghitung secara cepat, ASIC ini juga dapat menghasilkan bitcoin dalam jumlah yang signifikan. Terdapat perbandingan berbagai ASIC yang populer digunakan dalam table dibawah ini:

  1. Bergabung dengan Kolam Penambangan Bitcoin

Setelah anda mengetahui apa-apa saja hardware untuk melakukan proses penambangan bitcoin, terdapat dua cara lagi bagi anda yang tertarik untuk memulai bitcoin. Yang pertama dilakukan adalah dengan memulainya sendiri, atau solo mining. Sedangkan cara yang kedua dan merupakan cara yang paling banyak diikuti adalah dengan bergabung kedalam kolam penambangan bitcoin. Termasuk para miner bitcoin Indonesia atau bitcoin miner Indonesia yang ada saat ini.

Baca Juga :  Kunci Yang Sukses Meraih Bisnis Rumahan

Kolam penambangan bitcoin sendiri merupakan dari sekelompok orang yang melakukan penambangan bitcoin yang tergabung secara kolektif. Kita bisa mengumpamakan kolam penambangan bitcoin sebagai peternakan bitcoin yang besar. Banyak para penambang yang ada saat ini kemudian menggabungkan kekuatan hardware mereka untuk mendapatkan bitcoin.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Benar Menggunakan Shopee Paylater Untuk pemula?

Jika kita hanya seorang pemula dalam proses menambang bitcoin, sangat disarankan untuk dapat  bergabung kedalam bitcoin farming, atau kolam penambangan bitcoin. Banyak ragam kolam yang berbeda yang bisa kita pilih untuk saat ini. Namun, selalu waspada untuk memilih kolam penambangan. Pilihlah kolam penambangan yang terkenal memiliki reputasi baik. Biasanya, setiap kolam penambangan memiliki harga atau patokan biaya yang berbeda-beda.Berikut beberapa kolam penambangan yang bisa  anda gunakan, yaitu:

  • Slushpool: biaya yang ditawarkan sebesar 2%
  • BTC.com: biaya yang ditawarkan sebesar 2-3%
  • Kanopool: biaya yang ditawarkan sebesar 0.9%
  1. Download Software atau Aplikasi Bitcoin Mining

Walau kita sudah mempunyai hardware penambangan terbaik untuk dapat mendapatkan bitcoin, namun tanpa mempunyai software yang mumpuni, hardware yang performanya bagus itu tidak akan ada gunanya. Kita bisa mempunyai software tersebut dengan cara download pada situsnya. Software Bitcoin miner atau penambangan bitcoin dapat  tersedia di beberapa situs, ada yang berbayar ataupun gratis.

Baca Juga :  Kunci Yang Sukses Meraih Bisnis Rumahan

Software mining bitcoin atau penambangan bitcoin dibutuhkan untuk bisa mengakses jaringan dari  bitcoin dan database transaksi. Software ini sangat dibutuhkan untuk anda yang ingin bergabung dalam bitcoin farming atau kolam penambangan bitcoin. Ada beberapa jenis software penambangan bitcoin berdasarkan dari sistem operasi, seperti Mac OS, Windows OS, dan Linux OS.

Baca Juga :  Tren Usaha Menjanjikan Modal Kecil Bisa Untung Besar?

Berikut ini kami sampaikan  beberapa software penambangan bitcoin yang bisa kamu pilih dan support dengan hardware ASIC:

  • CG Miner (https://github.com/ckolivas/cgminer) , klik untuk download. Software ini tersedia untuk OS Windows, Linux dan Mac dan bisa gunakan untuk GPU dan ASIC,Dan yang lebih penting lagi gratis untuk didownload.
  • BitMiner (https://99bitcoins.com/bitcoin-mining/software/, klik untuk download. Software ini tersedia untuk OS Windows, Linux dan Mac dan bisa gunakan untuk GPU dan ASIC. Software ini juga gratis didownload.
Baca Juga :  Cara Berjualan Online Agar Tetap Laris di Tengah Pandemi, Simak Tipsnya!

Setelah hardware dan software telah siap, kita bisa melanjutkan ke step berikutnya. Yaitu membuka Dompet Bitcoin atau Bitcoin Wallet untuk menyimpan hasil dari menambang bitcoin.

 

  1. Buka Sebuah Dompet Bitcoin atau Bitcoin Wallet

Kita sudah bisa melakukan miner bitcoin atau penambangan bitcoin setelah menyiapkan hardware bitcoin serta mengunduh software bitcoin kemudian juga sudah bergabung dengan kolam penambangan. Langkah-langkah selanjutnya yaitu dengan menambang serta membuat dompet bitcoin.

Baca Juga :  Pelajari Prinsip-Prinsip Syariah Dalam Menerapkan Asuransi Syariah Serta Manfaatnya

Dompet bitcoin ini digunakan untuk menyimpan hasil bitcoin dari hasil penambangan bitcoin. Tidak seperti uang konvensional pada umumnya, bitcoin tersebut tidak dapat disimpan kedalam sebuah rekening bank. Dompet bitcoin tersebut perlu disiapkan untuk menyimpan hasil penambangan yang sudah kita dapatkan dalam proses menambang bitcoin.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Usaha Sampingan Untuk Para Pelajar, Mudah dan Menguntungkan

Ada tiga jenis macam dompet bitcoin yaitu dompet web, dompet software dan dompet hardware. Dari ketiga jenis dompet yang telah disebutkan tadi, yang lebih aman adalah dompet hardware karena tidak terhubung ke internet dan juga merupakan perangkat fisik aktual yang kegunannya dapat menyimpan bitcoin dengan cara menghubungkan dompet hardware ke komputer melalui perangkat USB.

Baca Juga :  7 Langkah Membuat Storyboard Beserta Contohnya

 

Biaya Bitcoin Mining

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan biasanya adalah berapa biaya bitcoin dan apa saja pengeluaran utama yang harus dikeluarkan dalam melakukan penambangan? Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan penambangan ada dua macam, yaitu:

  • Biaya Hardware

Untuk seorang pemula biasanya jumlah biaya penambangan untuk hardwareyang harus dikeluarkan  sekitar Rp 8.500.000 hingga Rp 14.100.000. Biaya yang lumayan mahal yang harus  anda sediakan bukan? Namun, hal ini akan sepadan dengan keuntungan yang akan didapat dalam melakukan proses penambangan bitcoin.

  • Biaya Listrik

Listrik yang biasanya dibutuhkan untuk sebuah komputer bekerja dalam melakukan proses penambangan bisa dibilang sangat besar. Biaya untuk tagihan listrik tentu menyesuaikan pada lokasi masing-masing.  Biaya tambahan lain adalah jika anda menggunakan kolam penambangan untuk menambang bitcoin yang membutuhkan biaya sekitar 1-3% untuk biaya pendaftaran.

Baca Juga :  10 Situs Terpercaya untuk Tempat Mencari Lowongan Pekerjaan Terbaik 

 

Keuntungan yang Bisa Didapatkan dari Bitcoin Mining

Cara untuk mengetahui keuntungan yang didapat dari proses bitcoin mining atau penambangan adalah dengan cara menghitungnya. Ada banyak kalkulator online yang bisa anda gunakan untuk menghitung pengeluaran serta keuntungan bitcoin. Ada beberapa hal yang harus anda masukkan kedalam proses menghitung keuntungan bitcoin setelah menggunakan kalkulator mining bitcoin, yaitu:

  • Hashing power adalah kekuatan hardware yang anda gunakan dalam proses penambangan bitcoin
  • Konsumsi daya adalah seberapa banyak daya listrik yang anda gunakan untuk menjalankan hardware dalam melakukan penambangan bitcoin
  • Biaya per kWh adalah seberapa banyak listrik yang habis digunakan untuk proses penambangan
  • Biaya kolam adalah biaya yang anda keluarkan untuk menggunakan kolam penambangan yang diikuti
Baca Juga :  Simak Aturan COD di Marketplace Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Blibli Agar tidak Salah kaprah!

Seberapa Sulit untuk Menambang Bitcoin

Pertanyaan selanjutnya terkait proses penambangan adalah seberapa sulit menambang bitcoin? Hal ini dapat dijawab melalui penjelasan berikut:

Jika semakin banyak penambang bitcoin yang bergabung kedalam jaringan, maka tingkat kesulitan dari proses penambangan akan bertambah. Hal ini juga berarti memiliki arti semakin canggih hardware yang anda gunakan maka akan memberikan kemungkinan besar untuk memenangkan bitcoin. Namun, tentu saja biaya yang dibutuhkan lebih mahal.

Baca Juga :  10 Situs Terpercaya untuk Tempat Mencari Lowongan Pekerjaan Terbaik 

Mengenai penjelasan terkait bitcoin dan bitcoin miner atau penambangan bitcoin yang sudah dijelaskan di atas, semoga dapat membantu paham tentang dasar dan juga penjelasan-penjelasan detail yang berhubungan dengan beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar  penambangan bitcoin. Jangan lupa untuk tetap waspada dalam melakukan proses penambangan bitcoin tersebut serta akan setiap kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.